Lewati ke konten

Gambaran singkat

flowchart LR
    subgraph IMS["IMSMART"]
        direction TB
        I1["Banyak aplikasi kecil<br/>login dan database sendiri"]
        I2["Ditulis dengan PHP"]
        I3["Dijalankan di hosting cPanel"]
        I4["Halaman dibuat di server"]
        I1 --- I2 --- I3 --- I4
    end
    subgraph SIA["SIAPS-IMUS"]
        direction TB
        S1["Enam aplikasi berpola sama<br/>ditambah satu portal"]
        S2["Ditulis dengan TypeScript"]
        S3["Dijalankan di Cloudflare"]
        S4["Halaman dibuat di browser<br/>data lewat API"]
        S1 --- S2 --- S3 --- S4
    end
Kebutuhan pengguna IMSMART SIAPS-IMUS
Mencatat nilai dan mencetak raport Raport, Nilai Santri, Nilai PAUD LT-SD, LT-MSW
Mencatat hafalan Al-Qur’an Tahfidz LT-Tahfidz, LT-SD, LT-MSW
Absensi siswa dan guru Absensi QR belum ada modul khusus
Mencatat poin pelanggaran dan prestasi Disiplin belum ada modul khusus
Menyimpan data lengkap siswa dan guru Buku Induk Data siswa/guru di tiap aplikasi
Komunikasi sekolah dengan wali Buku Penghubung belum ada modul khusus
Menagih dan mencatat SPP SPP LT-SD, LT-MSW, LT-Tahfidz
Mencatat kas lajnah/yayasan Jurnal Keuangan, Kepegawaian Dakwah, Usaha, Baitul Mal

Tabel lengkap ada di Peta modul.

  1. Satu modul bisa punya “salinan” per jenjang. Di IMSMART, aplikasi yang sama dipasang ulang untuk PGTK, SD, dan MSW dengan database terpisah. Jadi daftar folder panjang, tetapi jenis modulnya hanya sekitar belasan.
  2. Pola alur pengguna mirip di kedua sistem: login, buka menu, tambah/ubah data, lihat laporan.
  3. Perbedaan terbesar ada di bagian teknis: bahasa, cara halaman dibuat, dan tempat aplikasi dijalankan. Bagian itu dibahas di Arsitektur dan Teknologi.